Berita

Gerakan Menanam Satu Juta Pohon 2021

Senin Pahing, 11 Januari 2021 08:28 WIB 1006

foto
Gerakan Menanam Satu Juta Pohon. Designed by febiherist

Hari sejuta pohon sedunia diperingati pada tanggal 10 Januari setiap tahunnya oleh masyarakat dunia.

Meski tidak banyak selebrasi yang digelar, tetapi penting untuk mengetahui kelestarian pohon yang bermanfaat banyak bagi manusia.

Pada November 2012, Menteri Kehutanan yang kala itu dijabat oleh Zulkifli Hasan saat Hari Menanam Pohon Indonesia mengatakan, penanaman pohon dari Januari hingga Oktober 2012 telah mencapai 732 juta pohon atau sudah memenuhi 70 persen dari target satu miliar batang.

Untuk penanaman pun perlu dilihat juga keanekaragaman hayati lingkungan baru si pohon yang ditanam. Jangan hanya membekam pohon bernilai ekonomi seperti jati dan sengon saja.

5 alasan utama mengapa hutan dan pohon begitu penting:

1. Memelihara Tanah dan Menjaga Bumi Tetap Dingin

Pohon punya cara lain untuk mengalahkan panas dengan menyerap CO2 yang memicu pemanasan global. Tumbuhan selalu membutuhkan sejumlah CO2 untuk fotosintesis, tetapi udara di bumi sekarang begitu pekat dengan emisi ekstra sehingga hutan melawan pemanasan global hanya dengan bernapas. CO2 disimpan dalam kayu, daun dan tanah, seringkali selama berabad-abad. Selain menahan tanah pada tempatnya, hutan juga dapat menggunakan fitoremediasi untuk membersihkan polutan tertentu. Pohon dapat mengeluarkan racun atau menurunkannya menjadi kurang berbahaya. Ini adalah keterampilan yang berguna, membiarkan pohon menyerap luapan limbah, tumpahan pinggir jalan atau limpasan yang terkontaminasi.

2. Sebagai Penyerap Karbon

Hutan dapat membersihkan polusi udara dalam skala yang jauh lebih besar, dan bukan hanya CO2. Pohon menyerap berbagai polutan di udara, termasuk karbon monoksida, sulfur dioksida, dan nitrogen dioksida. Di AS, pohon perkotaan diperkirakan dapat menyelamatkan 850 nyawa per tahun dan total biaya perawatan kesehatan sebesar $6,8 miliar hanya dengan menghilangkan polutan dari udara. Pohon juga bisa menjadi penghalang kebisingan alam yang populer. Efek meredam sebagian besar disebabkan oleh gemerisik daun ditambah suara putih hutan lainnya, seperti nyanyian burung dan hanya beberapa pohon yang ditempatkan dengan baik dapat memotong suara latar sebesar 5 hingga 10 desibel, atau sekitar 50% yang didengar oleh telinga manusia.

3. Menyediakan Makanan Sehat untuk Jutaan Orang dan Spesies Lainnya

Pohon tidak hanya menghasilkan buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian dan getah, tetapi juga memungkinkan terjadinya tumpah ruah berbagai makanan di lantai hutan, dari jamur yang dapat dimakan, beri dan kumbang hingga binatang buruan yang lebih besar seperti rusa, kalkun, kelinci, dan ikan.

4. Saluran Air Alami

Hutan seperti spons raksasa yang menyerap limpahan air daripada membiarkannya jatuh ke permukaan, tetapi tidak bisa menyerap semuanya. Air yang melewati akar di pohon akan menetes ke akuifer, mengisi kembali persediaan air tanah yang penting untuk minum, sanitasi, dan irigasi di seluruh dunia.

5. Menampung 80% Keanekaragaman Hayati di Bumi

Hampir setengah dari spesies yang ada di bumi hidup di hutan, termasuk 80% keanekaragaman hayati di darat. Varietas itu sangat kaya di hutan hujan tropis, tetapi hutan penuh dengan kehidupan di sekitar planet ini. Serangga dan cacing menghasilkan nutrisi ke dalam tanah, lebah dan burung menyebarkan serbuk sari dan biji-bijian, dan spesies seperti serigala dan kucing besar menjaga herbivora yang lapar tetap terkendali. Keanekaragaman hayati adalah masalah besar, baik untuk ekosistem maupun ekonomi manusia, namun semakin terancam di seluruh dunia oleh deforestasi.

#latepost