Berita

Reakreditasi UPTD Laboratorium Lingkungan

Selasa Wage, 5 November 2019 03:49 WIB 36

foto
Hari Kamis (31/10/2019) dan Jumat (1/11/2019) UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Bantul dinilai (asesmen lapangan) oleh Tim Asesor KAN (Komite Akreditasi Nasional). Tim Asesor Terdiri dari Ibu Evita Boes, selaku ketua tim asesor dan Ibu Yeyen Febriyanti sebagai anggota asesor. Kegiatan penilaian ini merupakan tindak lanjut dari permohonan UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Bantul kepada KAN, untuk mendaftar perpanjangan akreditasi (Reakreditasi) sebagai laboratorium penguji. Komite Akreditasi Nasional (KAN) adalah suatu lembaga non struktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian. Komite Akreditasi Nasional (KAN) mempunyai tugas pokok untuk menetapkan akreditasi dan memberikan pertimbangan dan saran kepada Badan Standardisasi Nasional (BSN) dalam menetapkan sistem akreditasi dan sertifikasi. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Bantul. Persiapan tersebut dapat di kelompokkan dalam 5 (lima) kegiatan sesuai dengan klausul-klausul ISO/IEC 17025:2017, yaitu persiapan terkait bidang umum, struktural, sumberdaya, proses dan manajemen dengan ruang lingkup pengujian yang didaftarkan. Persiapan bidang umum terkait kebijakan mutu, sasaran mutu, ketidakberpihakan dan kerahasiaan. Bidang struktural terkait struktur organisasi dan uraian tugas personil laboratorium. Bidang sumber daya terkait personil, fasilitas laboratorium, kondisi lingkungan, peralatan, ketertelusuran pengukuran, produk eksternal, dan layanan eksternal. Bidang proses terkait kaji ulang permintaan tender, kontrak, pemilihan metode, verifikasi metode, validasi metode, sampling, rekaman teknis, pemastian keabsahan hasil, pelaporan hasil, pengaduan, pekerjaan yang tidak sesuai, pengendalian data, dan manajemen informasi. Sedangkan untuk bidang manajemen, laboratorium menyiapkan terkait sistem manajemen, pengendalian dokumen sistem manajemen, pengendalian rekaman, tindakan untuk mengatasi resiko dan memanfaatkan peluang, dokumentasi sistem manajemen, tindakan perbaikan, audit internal, dan kaji ulang manajemen. Hasil dari asemen selama 2 hari tersebut berupa temuan ketidaksesuaian sebanyak 13 butir. UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Bantul diberi waktu 2 bulan untuk melakukan perbaikan atas temuan tersebut. Proses berikutnya adalah verifikasi terhadap perbaikan atas temuan ketidaksesuaian oleh KAN. Selanjutnya, KAN akan memberi keputusan apakah UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Bantul dapat diperpanjang status akreditasinya atau tidak.