Berita

KASUS PENCEMARAN IRIGASI SELESAI-Parit Terbebas Limbah, Warga Karangnongko Mancing Bareng

Senin Legi, 19 Agustus 2019 11:21 WIB 41

SEWON (MERAPI)- Ratusan warga masyarakat Dusun Karangnongko, Panggungharjo, Sewon, Bantul menggelar mancing bareng di saluran irigasi Tanjung Kiri yang ada di Dusun Karangnongko, Minggu (18/8). Kegiatan tersebut sebagai wujud syukur atas selesaikan kasus pencemaran sungai atau irigasi sekaligus memeriahkan HUT ke-74 Kamerdekaan RI.
“Saat ini air yang terkena limbah sudah bersih kembali. Sehingga air saat ini kembali jernih,” ujar Waljito, Ketua Panitia Mancing Bareng kepada wartawan di sela-sela acara.
Untuk itu Waljito mengajak masyarakat, pemerintah dan pengusaha meningkatkan komitmen menjaga lingkungan masing-masing. Sehingga sinergitas antara masyarakat, pengusaha dan pemerintah harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Dengan kegiatan mancing bareng diharapkan dari Karangnongko akan mengkampanyekan semangat peduli lingkungan. Bahkan kepedulian masyarakat Karangnongko ditunjukkan dengan membentuk Forum Pecinta Lingkungan (FPL).
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Ari Budi Nugroho ST MSc mengapresiasi semangat warga dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Dengan kegiatan mancing bareng tersebut, akan menggugah kembali kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Kami sebagai pemerintah merespons positif kepada warga masyarakat yang menjaga kelestarian lingkungan. Dengan begitu diharapkan lingkungan akan menjadi sehat dan asri,” tegas Ari Budi Nugroho.

Sejauh ini kasus pencemaran lingkungan khususnya di sungai dan irigasi yang terjadi dapat segera diatasi. Meksi sebagian besar air sungai dan irigasi di wilayah Kabupaten Bantul berada di hilir, tetapi kondisi air sampai saat ini masih berada di ambang batas yang diizinkan.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu warga Dusun Karangnongko, Panggungharjo, Sewon, Bantul menggelar demo di sejumlah tempat, khususnya kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul dan DIY memprotes pencemaran limbah di saluran irigasi kampung tersebut. Limbah berasal dari pabnrik yang berada di dekat kampung.(C-5)

Sumber : https://www.harianmerapi.com/news/2019/08/19/74257/kasus-pencemaran-irigasi-selesai-parit-terbebas-limbah-warga-karangnongko-mancing-bareng