Berita

DLH Bantul Ambil Sampel Air Saluran Irigasi di Karangnongko Bantul

Selasa Pahing, 16 Juli 2019 09:21 WIB 311

foto
Petugas dari DLH Kabupaten Bantul melakukan pengambilan sampel air di saluran irigasi yang diduga tercemar oleh limbah pabrik di Dusun Karangnongko Desa Panggungharjo Sewon Bantul, Senin (17/5/2019)

Saluran irigasi di dusun Karangnongko, Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul yang berwarna putih dan berbau tak sedap dikeluhkan oleh warga masyarakat setempat.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul mengirimkan tim uji laboratorium untuk mengambil sampel air.

"Sampel air ini untuk diuji laboratorium. Untuk memastikan terlebih dahulu apakah saluran irigasi itu memang tercemar atau tidak. Kalaupun dikatakan tercemar limbah, kita akan pastikan terlebih dahulu sumbernya apa dan darimana," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugraha, Senin (15/7/2019).

Pengambilan sampel air menurut Ari dilakukan bersama-sama dengan sejumlah warga.

Hasilnya seperti apa nantinya akan diumumkan secara transparan.

Nantinya, kata Ari apabila diketahui terjadi pencemaran air di saluran irigasi yang dilakukan oleh limbah pabrik, Pemerintah menurutnya akan menjalankan fungsi pembinaan.

Ia mengaku tidak bisa serta merta menghentikan atau mencabut izin operasional suatu perusahaan.

"Ada upaya pembinaan. Misalnya, perusahaan itu ternyata sudah memiliki intalasi pengelolaan tetapi tidak sesuai dengan baku mutu didalam dokumen lingkungan. Maka bisa dilakukan perbaikan," terang dia.

Mekanisme dan prosedur harus tetap dijalankan. Pihaknya akan menunggu hasil dari uji laboratorium.

Diketahui sebelumnya saluran irigasi di Dusun Karangnongko, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul diduga tercemar oleh limbah pabrik.

Airnya berwana putih, biru, dan terkadang merah kecoklatan.

Selain itu, saluran air yang berada tidak jauh dari pemukiman warga itu mengeluarkan aroma tak sedap.

Atas kondisi tersebut, puluhan warga Karangnongko, pada Senin (15/7/2019) siang, ramai-ramai mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul.

Mereka melaporkan kondisi saluran irigasi yang diduga tercemar itu.

Ketua RT 08 Dusun Karangnongko, Pawan mengatakan saluran irigasi mulai menimbulkan aroma tidak sedap dan berwarna putih sejak puluhan tahun silam.

Bau paling menyengat biasanya dirasakan oleh warga pada dini hari.

Antara pukul satu sampai pukul empat pagi.

Ia menduga pencemaran memang sengaja dilakukan ketika pagi dini hari.

"Pagi hari itu kadang warnanya biru, kadang merah kecoklatan. Tapi kalau siang paling sering putih. Baunya tak sedap," kata dia, menerangkan.

Sumber : https://jogja.tribunnews.com/2019/07/15/dlh-bantul-ambil-sampel-air-saluran-irigasi-di-karangnongko-bantul