Berita

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2016 Tingkat DIY Dipusatkan di Bantul

Rabu Pon, 27 Juli 2016 11:08 WIB 1498

foto
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016

Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) sedunia tahun 2016 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta dipusatkan di Imogiri Bantul. Tema peringatan HLH adalah “Go Wild For Life” (Memerangi Perdagangan Ilegal Satwa Liar). Gubernur DIY Sri Sultan HB dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov DIY menyampaikan bahwa perdagangan ilegal satwa liar telah menjadi pengikis keanekaragaman hayati di bumi ini. Kondisi demikian mengancam berbagai spesies yang mestinya harus dipertahankan kelestariannya seperti badak, harimau, gajah dan satwa lainnya.

Kampanye Go Wild For Life ini mengajak kepada kita semua termasuk Indonesia untuk memerangi perdagangan satwa liar dan tidak memberikan toleransi sedikitpun terhadap perdagangan satwa liar. Di Indonesia sendiri sampai saat ini memiliki lebih dari 270 spesies hewan yang terancam punah. Dari jumlah tersebut, hewan dari kelas mamalia menduduki peringkat pertama dengan jumlah 91 spesies, dari aves (burung) menduduki peringkat kedua dengan jumlah 56 spesies yang terancam punah. Hal tersebut harus mendapat perhatian yang serius dari kita semua agar kepunahan satwa tidak terjadi.

Sementara itu Bupati Bantul dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bantul menyampaikan bahwa saat ini dengan semangat perubahan Kabupaten Bantul mulai melakukan upaya perlindungan dan pelestarian aneka ragam tumbuhan dan satwa. Untuk pelestarian hewan adalah menghindari adanya perburuan terhadap burung dan larangan menangkap ikan dengan bahan kimai, listrik dan jala. Hal ini agar terjadi kelestariannya dan terjadi keseimbangan alam agar tidak punah.

Selanjutnya dalam memeriahkan peringatan HLH tersebut dilakukan pula aksi bersih sampah oleh Pramuka, TNI dan APSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia dan terbar benih ikan serta pennaman pohon langka. Diserahkan pula hadiah Kalpataru kepada Perintis Lingkunganm, Pengabdi Lingkungan, Penyelamat Lingkungan dan Pembina Lingkungan. Kemudian juga diserahkan bantuan pohon sebanyak 500 pohon oleh PPEJ dan pemberian uang pembinaan kepada 10 orang pemungut sampah di Kabupaten Bantul, pemberian hadiah lomba daur ulang sampah dan lomba poster tingkat Kabupaten Bantul.

Dalam kesempatan itu pula diserahkan Piala Adiwiyata Mandiri kepada SMPN 1 Pandak yang telah meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri (sekolah yang telah menerapkan kepedulian dan bernudaya lingkungan hidup) Tahun 2016. Hal yang paling menggembirankan adalah Bantul pada Tahun 2016 ini mendapatkan anugerah/penghargaan meraih Sertifikat Adipura untuk Kategori Kota Kecil saebagai kado istemewa kepada Kabupaten Bantul yang pada tanggal 20 Juli 2016 telah memperingati Hari Jadinya yang ke 185...

Selamat untuk Bantul.... Bravo untuk Bantul...

(es)