Berita

BLH Bantul Tanam 5000 Batang Mangrove di Pantai Baros

Rabu Pahing, 23 Maret 2016 12:36 WIB 2827

foto

Upaya Pemkab Bantul menjaga kelestarian pesisir pantai selatan terus ditingkatkan. Salah satunya dengan menanam pohon mangrove di Pantai Baros, Dusun Baros Desa Trihanggo, Kretek, awal Maret 2016. Selain untuk melestarikan alam, penanaman mangrove bertujuan menjaga ekosistem dikawasan tersebut. Hutan Mangrove menjadi tempat favorit bagi rajungan/kepiting dan ikan.

BLH Bantul menggandeng komunitas pecinta mangrove dari lingkungan setempat. Yakni Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B). Mereka terdiri atas warga Dusun Baros yang selama ini terlibat dalam upaya menjaga dan merawat hutan mangrove.

Hutan mangrove ditetapkan sebagai kawasan konservasi pesisir melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 284 Tahun 2014 tentang Kawasan Pencadangan Konservasi Taman Pesisir.

Menurut Sunarso, SH, MM, Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan dan Konservasi Sumber Daya Alam BLH Bantul, menanam mangrove tidak boleh sembarangan. Apalagi kawasan hutan di pesisir Pantai Baros berada di laguna. Laguna inimerupakan muara Sungai Opak. Karena itu, saat musim hujan banyak kiriman sampah dari sungai yang berhulu di wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Jogja. Sampah mencemari kawasan itu. Untuk itu dimohon masyarakat yang ada di Sleman dan Kota Jogja ikut peduli terhadap alam dengan tidak sembarangan membuang sampah ke sungai. Sebab, sampah - sampah yang dibuang ke sungai nantinya dapat merusak pohon mangrove.